Tampilkan postingan dengan label Ghaleb Bencheik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ghaleb Bencheik. Tampilkan semua postingan

11 Februari 2015

"Kaum Muslim Demokrat Sedunia, Bersatulah!" (Pernyataan Sikap Empat Intelektual Muslim Dunia)

Di awal Februari 2015, empat intelektual Muslim Progresif (Ghaleb Bencheik, Anwar Ibrahim, Felix Marquardt, dan Tariq Ramadan) mengeluarkan pernyataan yang intinya mengajak kaum "Demokrat Muslim" untuk bersatu. Reformasi keagamaan harus kembali dibangkitkan di tengah kondisi dunia yang dipenuhi oleh prasangka dan kesalahpahaman. Demokrasi harus ditegakkan dalam maknanya yang progresif. Kaum muslim harus terlibat aktif dalam soal-soal toleransi dan hidup berdampingan secara damai. Kontributor Jurnal KAMMI Kultural, Muhammad Ihsan Harahap menerjemahkan pernyataan sikap tersebut pada para pembaca sekalian.

oleh:  Ghaleb Bencheik, Anwar Ibrahim, Felix Marquardt & Tariq Ramadan 

Sejak akhir abad ke-19, gerakan untuk refleksi kritis atas fondasi dan interpretasi terhadap Islam telah kehilangan momentum, berganti dengan dominasi wacana keislaman yang "sklerotik" (tidak responsif pada perkembangan zaman), Arab sentris, serta berbasis pada cara pandang dunia (worldview) yang usang dan seringkali menyingkirkan (pandangan) Islam-non Arab.

Hari ini, kita bersungguh-sungguh menyeru para pemimpin Muslim yang komitmen kepada demokrasi, baik itu tokoh-tokoh politik maupun para intelektual dan para agamawan untuk bertemu di Prancis pada awal tahun 2016 untuk mendefinisikan kontur dari interpretasi Islam progresif abad ke-21.