Tampilkan postingan dengan label Sumiaty S. Makka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumiaty S. Makka. Tampilkan semua postingan

9 Maret 2013

Muhammadiyah Kini dan Masa Depan (Di Tengah Pergulatan Ideologi Modern)

Oleh: Sumiaty S Makka *)

MEMBACA opini yang ditulis Kanda Djoko Susilo mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Radar Sulteng edisi Sabtu (18/6) berjudul Muhammadiyah Mahzab Lantai Tiga atau Empat, saya sedikit terhenyak, namun tidak begitu terkejut, atas apa yang diungkapkan oleh Kanda Djoko, atas segala fenomena ke-Muhammadiya-an saat ini. Maraknya, berbagai fenomena serta perkembangan pola pemikiran di kalangan Muhammadiyah, sudah menjadi sebuah tradisi bagi organisasi yang mengambil jalur pola dakwah moderat seperti halnya Muhammadiyah.

Hanya saja yang disayangkan, jika para kader dan aktivis Muhammadiyah, yang sejak awal telah menyatakan diri sebagai pendakwah dengan pola pembaharu, amar ma'ruf nahi munkar, serta menjadikan Ali Imran ayat 104 sebagai patron dakwah, pikirannya dicekcoki dengan pola pemikiran yang sudah mengarah pada kecenderungan sekulerisme yang diberi label Islam dengan pendekatan Liberalisme.

Jika di kalangan pimpinan pusat sudah mulai terdapat gap, antara Muhammadiyah fundamentalis' dengan Muhammadiyah 'Liberalis', bagaimana dengan Muhammadiyah yang berada di Pulau Sulawesi ini? Masih lekat dalam ingatan saya, ketika peringatan Milad Muhammadiyah beberapa tahun silam, tiba-tiba saja Jamaah Masjid Al-Furqan (masjid di kompleks gedung Dakwah Muhammadiyah Sulteng), dikejutkan dengan pengakuan salah seorang tokoh yang mengaku setuju dengan gerakan dakwah yang diusung oleh KH Ahmad Dahlan sejak tahun 1912 silam, serta bertitel doctor dari Makassar, yang secara terus terang mengaku kalau ia adalah pemimpin tertinggi kalangan Islam Liberal untuk kawasan Indonesia Timur.