tulisan diambil dari milis KAMMI, dipost pada tahun 2007.
oleh: Diyah Kusumawardhani *)
Pengetahuan dan kekuasaan saling terkait satu sama lain. Kita tidak bisa membayangkan bahwa suatu ketika ‘pengetahuan’ tidak lagi bergantung pada ‘kekuasaan’ sebagaimana mustahil ‘pengetahuan’ tidak mengandung ‘kekuasaan’.
(Michel Foucault)

BAGIAN pembuka tulisan ini saya kutipkan dari buku Michael Foucault yang berjudul
Archaeology of Knowledge (1969). Dalam pencariannya, Foucault menemukan bahwa pengetahuan dan kekuasaan memegang peranan penting dalam pembentukan pengetahuan manusia, dan diskursus mempunyai peranan penting dalam pembentukan pengetahuan manusia.